Archive for 2014
laporan fungsi sistem informasi (arsitektur dan organisasi komputer) secara garis besar
By : arielnext
BAB
I
Pendahuluan
A. Latar
Belakang
Sistem
Operasi digunakan semua perangkat lunak dengan sistem komputer sebelum
aplikasi-aplikasi perangkat lunak terinstal.
Secara umum, Sistem Operasi adalah perangkat
lunak pada lapisan pertama yang ditempatkan pada memori
komputer
pada saat komputer dinyalakan.
Sistem Operasi bertugas sebagai penghubung antara hardware dan
software. Selain itu, Sistem Operasi
juga melakukan semua tugas-tugas penting dalam komputer, Sistem Operasi juga
bertugas untuk menghubungkan aplikasi software lainnya agar dapat menggunakan
memori, melakukan input dan output terhadap peralatan lain, dan memiliki akses
kepada sistem berkas.
Sistem
Operasi juga bertugas mengatur jadwal
yang tepat, sehingga mungkin semua proses yang berjalan mendapatkan waktu yang
cukup untuk menggunakan prosesor (CPU) serta tidak saling mengganggu.
Jadi , Sistem Operasi menyediakan
suatu pustaka dari fungsi-fungsi standar, dimana aplikasi lain dapat memanggil
fungsi-fungsi itu, sehingga dalam setiap pembuatan program baru, tidak perlu
membuat fungsi-fungsi tersebut dari awal.
B.
Rumusan Masalah
·
Apa
itu sistem operasi ?
·
Apa
fungsi / struktur sistem operasi ?
·
Bagaimanan
hubungan antara sistem operasi dengan hardware ?
C. Tujuan
·
Mengetahui
apa itu sistem operasi
·
Mengetahui
fungsi dan struktur sistem informasi
·
Mengetahui
hubungan antara sistem operasi dan hardware
BAB
II
PEMBAHASAN
A. Pengertian
Sistem
operasi adalah
seperangkat program yang mengelola
sumber daya perangkat keras komputer, dan menyediakan layanan umum untuk
aplikasi perangkat lunak. Sistem operasi adalah jenis yang paling penting dari
perangkat lunak sistem dalam sistem komputer. Tanpa sistem operasi, pengguna
tidak dapat menjalankan program aplikasi pada komputer mereka, kecuali program
aplikasi boot diri.
Sistem operasi adalah perangkat
lunak sistem yang bertugas untuk
melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan perangkat lunak aplikasi
seperti program-program pengolah kata dan peramban web
Fungsi sistem operasi secara umum adalah sebagai berikut:
1.
Resource manager, merupakan pengelolaan sumber daya dan mengalokasikannya,
Contoh: memori, CPU, Disk Drive dan perangkat lainnya.
2.
Interface / tatap muka, yaitu sebagai perantara antara pengguna dengan
perangkat keras dengan menyediakan tampilan kepada pengguna yang lebih mudah dipahami
dan bersahabat (user friendly)
3.
Coordinator, mengkoordinasi dan menyediakan fasilitas sehingga aktifitas
yang kompleks dapat diatur dan dapat diproses secara berurutan.
4.
Guardian, menyediakan akses kontrol yang bertugas untuk melindungi file dan
memberi pengawasan pada data dan program.
5.
Gate Keeper, berfungsi sebagai pengendali hak akses oleh pengguna yang
mengendalikan siapa saja yang berhak masuk ke dalam sistem dan mengawasi apa
saja yang dilakukannya.
6.
Optimizer adalah penjadwal masukan (input) oleh user, pengaksesan basis
data, proses komputasi dan penggunaan.
7.
Accountant befungsi untuk mengatur waktu CPU, penggunaan memori,
pemanggilan I/O, disk storage, dan waktu koneksi terminal.
C. Struktur Sistem Operasi
a.
Struktur sederhana
Awalnya sitem operasi dimulai dari yang sederhana, dan akan berkembang
menjadi suatu sistem yang lebih besar dari awalnya. Seiring dengan
perkembangan, ada sistem yang terstruktur kurang baik, dan sebaliknya.contohnya
MS-DOS. Sitem operasi ini dirancang agar mampu berjalan pada hardware yang
terbatas.
-
Kelebihan struktur sederhana
Layanan dapat dilakukan sangat cepat karena terdapat di satu ruang alamat.
-
Kekurangan struktur sederhana
Pengujian dan penghilangan kesalahan sulit karena tidak dapat dipisahkan
dan dilokalisasikan.
b.
Sistem berlapis (layered sytem)
Sistem operasi ini dibentuk berdasarkan lapisan-lapisan, dimana
lapisan-lapisan bawah memberi layanan lapisan lebih atas.lapisan yang bawah
adalah perangkat keras dan lapisan atas adalah user-interface.
-
Kelebihan
Memiliki rancangan modular,. Yaitu sistem dibagi menjadi beberapa modul dan
tiap modul ddirancang secarah independen.
-
Kekurangan
Fungsi-fungsi sitem operasi diberikan ke tiap lapisan secarah hati-hati.
c.
Kernel mikro
Metode struktur ini adalah menghilangkan komponen-komponen yang tidak
diperlukan kornel dan mengimplementasikannya sebagai sistem dan program-program
level user. Fungsinya utama dari jenis ini adalah menyediakan fasilitas
komunikasi.
-
Kelebihan
Mudah untuk diubah ke bentuk arsitektur baru.
-
Kekurangan
Kinerja akan berkurang selagi bertambahnya fungsi-fungsi yang digunakan.
d.
Modular
Modular mempunyai kumpulan komponen-komponen inti dan secara dinamis
terhubung pada penambahan layanan selama waktu berjalan.
e.
Mesin maya (virtual machine)
Mesin maya mempunyai sistem timesharing yang berfungsi untuk menyediakan
kemampuan untuk multiprogramming dan perluasan mesin dengan antar muka yang
lebih mudah.
f.
Cilent-server model
Mengimplementasikan sebagian besar fungsi sitem operasi pada mode
pengguna (usesr mode).
g.
Sistem berorientasi objek
Sitem operasi ini merealisasikan layanan sebagai kumpulan proses.
Pendekatan ini dimaksudkan untuk mengadopsi keunggulan teknologi berorientasi
objek.
Komputer
digunakan untuk melakukan suatu proses yang dikehendaki user. Oleh
karena itu harus ada suatu bentuk komunikasi antara user dan hardware.
Komunikasi itu terjadi dalam bentuk system
calls. Sistem operasi melalui shell-nya
akan menangkap perintah dari user yang
kemudian akan dikomunikasikan melalui system
calls. Systems calls merupakan
suatu mekanisme yang digunakan oleh program aplikasi untuk meminta layanan dari
sistem operasi.
1. BIOS
Ketika komputer diaktifkan,
program yang disebut BIOS (Basic Input Output System) akan dijalankan. Program
kecil ini menjadi mensinkronkan hubungan antara prosesor dan keyboard serta
peralatan lainnya sehingga saat sistem operasi dimuatkan ke memori, semua
perangkat komputer telah siap. Setelah itu, sistem operasi mulai menjalankan
fungsinya sebagai pengendali perangkat keras yang ada di komputer.
BIOS merupakan bagian dari sistem
software yang sangat penting
yang levelnya lebih rendah dari OS, artinya software ini berinteraksi lebih
dekat lagi dengan sistem Hardware. BIOS berperan sebagai perantara (interface/antarmuka) antara hardware (seperti chipset dan processor pada motherboard) dengan OS. BIOS
memberikan aksesibilitas antara sistem hardware dengan software yang lebih tinggi
levelnya yaitu OS (seperti DOS, windows95, Linux, dll). Bila OS sudah dapat
beroperasi, maka program aplikasi lainnya, seperti Office, bisa dijalankan
pula. BIOS mengatur pula setting
hardware, seperti deteksi hard
disk, optimasi kecepatan processor,
booting saat menyalakan
komputer.
2. Prosesor
Prosesor mengeksekusi
program-program komputer. Prosesor adalah sebuah cip dalam sistem komputer yang
menjalankan instruksi-instruksi program komputer. Dalam setiap detiknya
prosesor dapat menjalankan jutaan instruksi.
3. RAM
RAM (Random Acces Memory) berfungsi
menyimpan dan memproses informasi ketika komputer di perintahkan untuk bekerja.
RAM lebih cepat daripada hard disk, tapi tidak stabil, hal ini berarti RAM
hanya menyimpan informasi sementara dan semua informasi akan hilang ketika
Power komputer di matikan.
Salah satu penyebab lambatnya
kinerja komputer saat menjalankan beberapa aplikasi (program) secara bersamaan
(multiple task) di komputer adalah karena keterbatasan kapasitas RAM (Random Access Memory) pada
komputer Untuk mengatasi hal ini, apabila Anda mempunyai dana yang cukup, maka
penambahan kapasitas RAM bisa menjadi solusi utama. Namun jika dana yang
tersedia belum cukup, maka penggunaan virtual memory mungkin bisa menjadi
solusinya.
Virtual Memory adalah suatu
mekanisme pada computer yang mengunakan ruang harddisk untuk seolah-olah
(virtual) berfungsi sebagai memori. Ruang pada harddisk yang dipakai sebagai
virtual memory disebut dengan page file (swap file). Jika kapasitas RAM sudah
penuh dari data-data dari aplikasi (program) yang sedang berjalan di komputer
maka data–data tersebut akan disimpan sementara pada page file.
Data proses yang berada di page
file ini sewaktu-waktu dapat dipindahkan dan diproses kembali di RAM apabila
aplikasi (program) yang bersangkutan membutuhkannya. Dengan cara ini, kerja RAM
bisa menjadi lebih ringan sehingga komputer bisa bekerja lebih cepat.
4.
HardDisk
Hard disk drive terdiri dari
kepingan piring dengan permukaan magnetik berfungsi menyimpan informasi yang
sedang tidak di proses. Sifat hard disk adalah non volatile, artinya menyimpan
informasi secara permanen dan informasi tidak hilang pada saat kegagalan daya.
C. Hubungan
Sistem Operasi dengan Pengaturan memori.
1.
Sistem
Operasi akan melakukan :
a.
Creating dan
deleting baik user dan system processes.
b.
Suspending
dan resuming processes.
c.
Menyediakan
mekanisme untuk proses synchronization.
d.
Menyediakan
mekanisme untuk proses communication.
e.
Menyediakan
mekanisme pada deadlock dan handling.
2.
Fungsi
Management Memory :
a.
Mengatur
semua instruksi dalam memory untuk di eksekusi.
b.
Mencatat
semua penggunaan bagian pada memori.
c.
Memutuskan
proses dan data yang dimasukkan dan dikeluarkan pada memori.
d.
Mengalokasikan
dan mengdealokasikan ruang pada memori yang dibutuhkan oleh proses.
BAB III
PENUTUP
a.
Kesimpulan
Bedasarkan uraian materi diatas maka dapat
disimpulkan bahwa Sistem
Operasi bertugas sebagai penghubung
antara hardware dan software di mana sistem operasi memiliki tugas/fungsi yang
beragam serta memiliki struktur sistem pembangun sistem operasi.
